Pelatihan Handycraft, Pemasaran Produk, dan Membangun Sumber Daya Manusia pada UMKM pada Asosiasi ASUMPROMINDO

Pelatihan Handycraft, Pemasaran Produk, dan Membangun Sumber Daya Manusia pada UMKM pada Asosiasi ASUMPROMINDO

TUNGGATAMA.co.id-Medan, Di Era Covid 19 ini, banyak sekali para pelaku bisnis mengalami kemunduran omset penjualan, disamping itu banyak juga pelaku bisnis yang   omset penjualannya semakin menaik.   Para UMKM haruslah memikirkan kreativitas apa yang layak dipasarkan untuk  masyarakat umum. Melihat fenomena yang terjadi maka Asosiasi UMKM Profesional dan Manajemen Indonesia (ASUMPROMINDO) tergerak untuk melakukan pembinaan pelatihan dan pengembangan untuk masyarakat, mahasiswa, para pelaku UMKM yang ingin menggali pengetahuan, dan mendapatkan keahlian dalam bidang UMKM, sehingga nantinya dapat dipasarkan.

Asosiasi UMKM Profesional dan Manajemen Indonesia (ASUMPROMINDO) adalah organisasi yang bergerak di bidang sosial yang menjadikan UMKM yang smart dan unggul, serta professional dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia, yang beralamat di Jl. Sempurna No. 170  , Sudirejo 1, Medan Kota bekerjasama dengan Lembaga Multi Kompetensi Utama melakukan Pelatihan Handycraft, Pemasaran Produk dan Membangun Sumber Daya Manusia pada UMKM yang diselenggaran pada hari Sabtu, 04 Desember 2021 pada pukul 09.00 s.d selesai di Jl. Sempurna No. 170.  Dalam Pelatihan itu dihadiri oleh 18 orang yang terdiri dari mahasiswa, UMKM, Dosen dan masyarakat umum.


Ketiga Narasumber  yang diundang dalam pelatihan UMKM tersebut antara lain Ibu Bunga Aditi, SE., M.Si , Ibu Hafizah, SE,MM adalah Dosen Universitas Harapan Medan, Fakultas Ekonomi Bisnis, Prodi Manajemen, dan Bapak Eko Prayetno (Owner Rumah Ketam). Bapak Eko Prayetno selaku pelatih handycraft yang sering melakukan pelatihan-pelatihan untuk UMKM, melatih bagaimana membuat suatu handycract dari pemanfaatan barang-barang bekas, seperti  stik ice cream, tusuk sate, dan bahan pendukung lainnya dibuat dan didesain semenarik mungkin dan dibutuhkan sebagai handycraft  dan handmade  kota Medan yang mempunyai nilai jual  tinggi.

Pemanfaatan barang bekas stick ice cream dan tusuk sate  menjadi handycraft yang mempunyai nilai jual.

Ibu Bunga Aditi, SE., M.Si dalam pelatihan tersebut mengungkapkan bahwa di dalam memasarkan produk di era pandemi sekarang ini, sangatlah penting para UMKM melatih diri  melakukan pemasaran digital, sehingga produk-produk mereka nanti dapat dapat di jangkau bukan hanya di daerah mereka, tetapi menjangkau seluruh penjuru daerah ataupun negara lain.  Whatsapp, Facebook, Instagram, Market Place (Tokopedia, Shopee, Lazada). Selalu mengupdate trend produk mereka di Media Sosial.  
Selain itu Ibu Hafizah, SE., M.Si juga mengungkapkan bahwa untuk meningkatkan hasil penjualan dari UMKM, sangatlah penting membangun SDM yang berkualitas, kompeten, dalam meningkatkan produktivitas para UMKM.  Sumber daya manusia harus sering mengikuti pelatihan-pelatihan pemasaran digital, membuat flyer –flyer dan content creator yang  menarik, sehingga nantinya meningkatkan daya saing UMKM di pasar. 

 

Latest post

Tingkatkan Kualitas Belajar Siswa Sekolah Dasar, Tim PKM Pengabdian Masyarakat Universitas Tidar Membentuk Rumah Belajar Berbasis Digital Melalui Kahoot.it

Kegiatan Pengabdian 2023-10-13

Bantu Pembudidaya Ikan Hias di Kelurahan Tualang Perbaungan, Tim Pengabdian Polmed Sumbangkan Instalasi Filter Air Untuk Peningkatan Produktifitas Peternak

Kegiatan Pengabdian 2023-10-11

Polmed Sumbangkan Instalasi Filter Air Untuk Revitalisasi Sumur Artesis di Dusun III Kelambir Desa Kelambir Pantai Labu

Kegiatan Pengabdian 2023-10-11